Pengembangan kurikulum adalah perubahan dan peralihan total dari satu kurikulum ke kurikulum lain (Soemanto, 1986: 45). Kegiatan pengembangan kurikulum mencakup penyusunan kurikulum itu sendiri, pelaksanaan di sekolah-sekolah yang disertai dengan penilaian yang intensif, dan penyempurnaan-penyempurnaan yang dilakukan terhadap komponenkomponen tertentu dari kurikulum tersebut atas dasar hasil penilaian.
Hamalik menyebutkan (2007: 183) bahwa pengembangan kurikulum adalah proses perencanaan kurikulum agar menghasilkan rencana kurikulum yang luas dan spesifik. Proses ini berhubungan dengan seleksi dan pengorganisasian berbagai komponen situasi belajar-mengajar, antara lain jadwal pengorganisasian kurikulum dan spesifikasi tujuan yang disarankan, mata pelajaran, kegiatan, sumber dan alat pegukur pengembangan kurikulum yang mengacu pada kreasi sumber-sumber mengacu pada unit, rencana unit, dan garis pelajaran kurikulum ganda lainnya, untuk memudahkan proses belajar mengajar.
KURIKULUM PENDIDIKAN JASMANI
Seperti halnya sistem tubuh manusia, semua bagian dari
kurikulum harus terpadu dan bekerja terarah untuk membantu mengembangkan anak
didiknya yang sedang belajar. Pembuat kurikulum sudah selayaknya bertanya,
apakah program yang ada dalam kurikulum itu sudah valid? Apakah kurikulum tersebut
sudah dapat meraih tujuan yang akan dicapainya? Contoh pertanyaan yang lebih
spesifik: apakah dengan kurikulum itu siswa lulusannya sudah mempunyai berbagai
keterampilan gerak dasar dan siap untuk belajar keterampilan yang lebih
bersifat spesifik dan kompleks pada jenjang berikutnya?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut sudah barang tentu sangat
untuk sulit dijawab dengan tegas, namun demikian pertanyaan tersebut paling
tidak akan membantu para guru dalam menentukan arah program yang dibuatnya.
Tulisan ini dimaksudkan untuk melihat gambaran arah program Pendidikan Jasmani
pada jenjang pendidikan SD/MI dikaitkan dengan beberapa karakteristik yang
melandasinya, yang antara lain meliputi: asumsi dasar, pelaksanaan, dan
keberhasilannya sehingga dengan demikian diharapkan kita dapat melihat berbagai
isu dan alternatif pemecahannya.
Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
mengemukakan yang dimaksud dengan Pendidikan Jasmani adalah suatu proses
pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan
kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku
hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Lingkungan belajar
diatur secara seksama untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan seluruh
ranah, jasmani, psikomotor, kognitif, dan afektif setiap siswa.
Daftar Pustaka
http://eprints.ums.ac.id/62362/4/BAB%20II.pdf
https://www.padamu.net/kurikulum-pendidikan-jasmani-olahraga-dan-kesehatan#:~:text=Menurut%20Badan%20Standar%20Nasional%20Pendidikan,dan%20aktif%2C%20sikap%20sportif%2C%20dan
No comments:
Post a Comment